Analisis Makna Simbolik pada Penerapan Kebijakan Lima Hari Belajar di SMA Negeri 1 Tanjung Pura

Authors

  • Dwi Kesuma Ningrum University of Muhammadiyah Malang
  • Siti Inganah University of Muhammadiyah Malang

DOI:

https://doi.org/10.53299/diksi.v6i4.3618

Keywords:

kebijakan lima hari belajar, makna simbolik, dinamika interaksi, beban belajar

Abstract

penerapan kebijakan lima hari belajar merupakan sebuah upaya pemerintah Provinsi Sumatera Utara dalam meningkatkan mutu pendidikan sekaligus membentuk karakter siswa. Namun pada kebijakan baru ini tentunya impelementasi ini tidak terlepas dari berbagai respons serta tantangan pada tingkat satuan pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis terkait makna simbolik kebijakan lima hari belajar serta perubahan dinamika interaksi dan beban belajar yang dialami guru dan siswa di SMA Negeri 1 Tanjung Pura. Pelaksanaan penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode fenomenologis yang berdasarkan dari pengalaman guru dan siswa. Subjek penelitian ini terdiri atas guru dan  siswa yang memiliki keterlibatan langsung dalam penerapan kebijakan ini. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan pelaksanaan wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kebijakan lima hari belajar dimaknai dalam bentuk yang bervariasi oleh guru dan siswa. Guru memaknai kebijakan ini sebagai upaya peningkatan efektivitas pembelajaran, penguatan pengawasan siswa, serta strategi pencegahan kenakalan remaja. Sedangkan siswa memaknai kebijakan ini sebagai bentuk pembiasaan disiplin dan pemanfaatan waktu belajar yang optimal, meskipun tanggapan disisi lain siswa mengalami peningkayan kelelahan dan penurunan konsentrasi. Kebijakan ini juga berdampak pada perubahan interaksi serta tantangan pada sosial ekonomi sebagian siswa.

References

Alfiansyah, M., Assingkily, M. S., & Prastowo, A. (2020). Kebijakan Internal Madrasah Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Di MI Nurul Ummah Kotagede Yogyakarta. MAGISTRA: Media Pengembangan Ilmu Pendidikan Dasar Dan Keislaman, 11(1), 52–67.

Cahyaningrum, D., & Nugraheni, N. (2024). Upaya Membangun Kualitas Pendidikan Di Indonesia Untuk Mencapai Sustainable Development Goals Sdgs. Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia, 1(3), 224–231.

Desi Warsita, Haifaturrahmah, Y. M. (2025). Peran Pembelajaran Interaksi Guru Dan Siswa. 10(04), 252–258.

Halik, H. (2024). Pendidikan Sebagai Arena Simbolik: Telaah Konseptual Interaksionisme Simbolik George H. Mead. Jurnal Ilmiah Guru Madrasah, 3(1), 27–41. Https://Doi.Org/10.69548/Jigm.V3i1.6

Hidayah, N. (2017). Kesiapan Sekolah Dalam Implementasi Program Full Day. Jurnal JPSD, 4(1).

Indahri, Y. (2017). Kebijakan Lima Hari Sekolah. Majalah Info Singkat Kesejahteraan Sosial, 9, 9–12.

Lana Fauziah, Junarti, F. Z. (2023). Jurnal Pendidikan : SEROJA. Jurnal Pendidikan: SEROJA, 2(3), 86–97.

Maharani, M., Rahmawati, A. D., & Khasanah, A. F. (2024). Implementasi Kebijakan Lima Hari Sekolah Dalam Menanamkan Karakter Beriman Bertaqwa Kepada Tuhan Yang Maha Esa Dan Berakhlak Mulia Pada Siswa Kelas IV SDN Karangtengah Prandon 2. Jurnal Pendidikan Modern, 10(1), 15–31.

Nabilah, R. F. (2024a). Analisis Dampak Penerapan Aturan 5 Hari Sekolah Terhadap Motivasi Belajar Siswa Di SMAN 4 Kota Kediri. 2, 244–254.

Nabilah, R. F. (2024b). Analisis Dampak Penerapan Aturan 5 Hari Sekolah Terhadap Motivasi Belajar Siswa Di SMAN 4 Kota Kediri. SOSIAL: Jurnal Ilmiah Pendidikan IPS, 2(2), 244–254.

Nasir, A., Nurjana, N., Shah, K., Sirodj, R. A., & Afgani, M. W. (2023). Pendekatan Fenomenologi Dalam Penelitian Kualitatif. Innovative: Journal Of Social Science Research, 3(5), 4445–4451.

Ndona, Y., & Kalkautsar, M. (2025). Jurnal Mudabbir. Jurnal Research And Education Studies, 3(1), 11–20.

Pebriana, P. H. (2025). Analisis Dampak Kebijakan Full Day School Di Sekolah Dasar: Studi Literature Review. EDUCARE: Jurnal Pendidikan Dan Kesehatan, 2(2), 126–142.

Rohim, H. R. A., & Suranto, S. (2023). Analysis Of Full Day School Policies On Experience Activities Outside Of School At Students (Issue Iceiss). Atlantis Press SARL. Https://Doi.Org/10.2991/978-2-38476-190-6_17

Setyawan, F., Fauzi, I., Fatwa, B., Zaini, H. A., & Jannah, N. M. (2021). Analisis Kebijakan Pendidikan Full Day School Di Indonesia. Jurnal Pendidikan, 30(3), 369–376.

Sihaloho, C. L., Sitepu, K. T. R. B., Simanjorang, J., Sinurat, F. N. J., Batubara, N. A., Sitorus, T. E. B., Prasasti, T. I., & Azizah, N. (2025). Analisis Dampak Penerapan Kebijakan 5 Hari Sekolah Di Yayasan Pendidikan Amir Hamzah Sumatra Utara. Jurnal HUKUM Motivasi Pendidikan Masyarakat Dan Bahasa Harapan, 3(05).

Stronach, I., Clarke, J., & Frankham, J. (2014). Economic ‘Revelations’ And The Metaphors Of The Meltdown: An Educational Deconstruction. British Educational Research Journal, 40(2), 319–336.

Subroto, Y. H. (2019). Evaluasi Penyelenggaraan Lima Hari Sekolah. 7(1), 13–23.

Sudiyono, & Murdiyaningrum, Y. (2020). K Ebijak An. Jurnal Penelitian Kebijakan Pendidikan, 13, 155–162.

Sugiyono. (2020). Metodologi Penelitian Kualitatif. In Metodologi Penelitian Kualitatif. In Rake Sarasin (Issue March). Https://Scholar.Google.Com/Citations?User=O-B3ejyaaaaj&Hl=En

Susiawati, I., & , Angko Wildan, D. M. (2020). Jurnal Basicedu. Jurnal Basicedu,. Jurnal Basicedu, 5(5), 3(2), 524–532. Https://Journal.Uii.Ac.Id/Ajie/Article/View/971

Downloads

Published

2025-12-31